Pilkada Pinrang - KPU Minta Parpol Lebih Selektif Tetapkan DCS

MAMUJU– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar meminta partai politik (parpol) agar lebih selektif dalam menetapkan daftar caleg sementara (DCS) yang akan bertarung di pemilu legislatif 2014 mendatang.

Menurut KPU, konflik pertama di pemilu yakni pada tahap pencalonan, sehingga parpol harus melakukan seleksi internal dengan objektif dan terbuka saat perekrutan calon anggota legislatif (caleg). Ketua KPU Sulbar Nurdin Passokori mengatakan, yang paling krusial adalah keabsahan dan legalitas pendidikan caleg. Apalagi ditengarai banyak lembaga penyelenggara pendidikan yang belum memiliki jaminan keabsahan.

“Ini sering menjadi masalah pada tahapan awal. Selalu ada konflik yang justru berasal dari para caleg pada parpol yang sama. Untuk menghindari itu, kami sarankan parpol melalukan seleksi terlebih dulu. Parpol juga harus merekrut caleg bermutu,” ujarnya kemarin. Selain soal caleg, Nurdin juga mengingatkan parpol terkait kuota 30% keterwakilan perempuan. Sebab, parpol yang tidak memenuhi syarat tersebut langsung ditolak sebagai peserta pemilu 2014.

Anggota KPU Sulbar Bidang Teknis Pemilu Supriyadi Yusuf menambahkan, undang-undang telah mengamanatkan parpol untuk menempatkan 30% caleg perempuan. “Intinya, setiap tiga caleg pria harus ada satu orang caleg perempuan. Posisinya sudah ditetapkan dan sudah disosialisasikan. Kami ingatkan jangan sampai keliru dan nanti justru tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, KPU pusat sudah menetapkan enam daerah pemilihan (dapil) untuk DPRD Sulbar dengan jumlah 45 kursi. Sedangkan jumlah suara masih belum tentu, namun diperkirakan sebanyak 1,5 juta jiwa. ● herman mochtar

Sabtu 09 November 2013

Related News