Pilkada Sinjai Terancam Ditunda

MAKASSAR – Pilkada Sinjai yang rencananya digelar 17 April mendatang terancam ditunda. Penyebabnya, gugatan pasangan Andi Irwan Pattawari- Takdir Hasyim, yang tidak diloloskan sebagai peserta pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dikabulkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pada sidang yang digelar di Makassar, kemarin, PTUN meminta kepada penyelenggara agar tidak melanjutkan tahapan pilkada sampai ada keputusan hukum tetap. Gugatan Irwan-Takdir untuk menunda tahapan pilkada ini mendapat dukungan dari tiga pasangan yang lolos menjadi kontestan Pilkada Sinjai. Ketiga pasangan ini ikut hadir untuk mendukung langkah pasangan Irwan-Takdir di sidang PTUN. Mereka yakni Amru Rijal- Zainuddin, Hasan Basri Ambarala-Sulthani, Lukman Arsal-Djamaluddin.

Seusai persidangan, Irwan dan tiga pasangan lainnya, termasuk Muhlis Panaungi yang juga melakukan gugatan, sepakat meminta penyelenggara menjalankan permintaan majelis hakim. “Kami tiga pasangan yang lolos menjadi peserta sudah sepakat menjalankan keputusan sela itu sampai ada keputusan hukum tetap,” ujar Sulthani yang mewakili tiga pasangan saat memberikan keterangan persnya, kepada wartawan di Kopi-Q di Makassar, kemarin.

Sebagai bentuk komitmennya, dia memilih tidak ingin melanjutkan jadwal kampanye. Sebab, jika memaksakan tahapan dilanjutkan, itu berpotensi terjadi kerugian negara, karena cacat prosedur. “Kami tidak akan mengisi jadwal kampanye. Ini sudah menjadi komitmen kami, dan kami menganggap, ada indikasi penyelenggara sangat tidak profesional,” ujar dia. Pernyataan senada disampaikan Irwan.

Sekretaris DPD Demokrat Sulsel itu menegaskan, tidak ada lagi pilihan bagi penyelenggara untuk tidak menghentikan tahapan, karena sudah menjadi hasil persidangan. “Dengan keputusan sela PTUN, itu menandakan bahwa ada indikasi demokrasi tercederai yang dilakukan pihak penyelenggara. Mereka tidak profesional, dan menyalahi kode etik,” tambah Irwan. Irwan mengingatkan kepada penyelenggara agar tidak memandang remeh masalah ini.

Sementara itu, anggotaKPU Sinjai Jaenu mengatakan, putusan PTUN adalah penetapan penundaan tahapan dan bukan putusan penundaan tahapan. Menurut dia, seluruh tahapan pilkada akan berjalan sesuai jadwal karena keputusan PTUN belum inkrah. “Hari Rabun nanti kami akan menjawab gugatan. Jadi sekali lagi, ini tidak pengaruhnya dengan tahapan pilkada, semua tetap berjalan sesuai jadwal,” ujar dia. ● arif saleh/andi ilham    

Minggu 10 November 2013

Related News