Gubernur Jabar Motivasi Warga Jadi Pengusaha

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (tengah) dan Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Sururi Alfaruq (tiga kanan) berfoto bersama warga Perumahan Telaga Sakinah, Cibitung, Bekasi, kemarin.

BEKASI– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan mengaku prihatin dengan minimnya pertumbuhan kalangan pengusaha di Indonesia. Menurut pria yang akrab disapa Aher ini, jumlah pengusaha di Indonesia baru mencapai 0,8%. “Ini sangat tidak ideal,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini saat bersilaturahmi dengan warga Perumahan Telaga Sakinah, Cibitung, Bekasi, kemarin.

Idealnya, kata dia, jumlah pengusaha Indonesia tidak kurang dari 4%. Dengan begitu, masih dibutuhkan lagi sebanyak 3,2% lagi pemuda yang berani menjadi pengusaha. “Keinginan anak muda untuk menjadi pengusaha masih rendah. Karena itu, saya berencana untuk mengubah karakter kepribadian generasi muda melalui kurikulum di sekolah,” kata Aher.

Gubernur Jabar dua periode ini sekaligus bersilaturahmi dengan warga Perumahan Telaga Sakinah yang selama ini rutin dilakukan. Di sela-sela kunjungan tersebut, Aher mengajak masyarakat Bekasi untuk mengembangkan kreativitas untuk menjadi seorang pengusaha. “Negara kita lamban maju karena pengusaha hanya sedikit,” kata Aher didampingi Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Sururi Alfaruq.

Aher mengakui, jumlah pengusaha di Indonesia hanya sebanyak 0,8%. Hal itu berbeda jauh dengan negara maju seperti Amerika sebanyak 12%, China 11%, Singapura 8%, dan Malaysia 4%. “Karena jumlah pengusaha kecil, dampaknya kemajuan Indonesia lamban,” ujarnya. Menurut Aher, jika jumlah pengusaha di Indonesia bertambah banyak, kemajuan dari infrastruktur dan kemajuan Indonesia bisa dirasakan masyarakat.

Dia mencontohkan, jika jumlah pengusaha kecil, pemasukan pajak kepada negara juga kecil. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur seperti jalan atau lainnya menjadi sangat minim. Dia memberi contoh banyak jalan rusak yang tidak segera diperbaiki karena keterbatasan anggaran. Berbeda dengan di Amerika, China, Malaysia, dandi Singapura tidak ada jalan rusak sebab setiap ada potensi rusak segera diperbaiki karena memiliki anggaran yang cukup.

Untuk itu, dia bertekad membangun generasi muda dengan membentuk karakter yang inovatif, kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha. “Insya Allah, Jawa Barat dan Indonesia bisa maju ke depan,” katanya. Dalam kesempatan itu, Aher juga mengajak umat Islam agar mengembangkan pola kehidupan yang seimbang. Islam tidak hanya takwa, tetapi juga harus bisa menjadi kaya. “Takwa dan kaya itu bukan terpisah. Keduanya adalah menyatu,” ujarnya.

Karena itu, dia tidak senang ketika melihat orang Islam itu kumuh. “Orang Islam harus maju dan kaya. Kalau tidak, bagaimana bisa berzakat,” ucapnya. Dia memberi contoh sembilan dari sepuluh sahabat Nabi Muhammad adalah pengusaha kaya seperti Abu Bakar, Umar, Usman adalah pengusaha kaya.

Di tempat sama, Ketua RW 10 Perumahan Telaga Sakinah Suhabli mengatakan, kedatangan Gubernur Jabar ke Telaga Sakinah dalam agenda silaturahmi. “Ini kegiatan silaturahmi. Pak Gubernur memberi motivasi warga untuk memajukan daerahnya,” katanya. ●abdullah m surjaya

Senin 11 November 2013

Related News