Pengembangan Usaha - Pupuk Indonesia Siap Bangun Empat Pabrik

JAKARTA- PT Pupuk Indonesia HoldingCompany(Persero) atau PIHC tahun ini menargetkan pembangunan empat pabrik pupukbarudengantotalnilaiinvestasi sebesar Rp24 triliun.

Direktur Utama PIHC Arifin Tasrif mengatakan, dari target tersebut dua pabrik pupuk sudah terlaksana pembangunannya. Kedua pabrik itu adalah Pupuk Kaltim V di Kalimantan Timur dan pabrik milik PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) II-B di Palembang, Sumatera Selatan. Dia menjelaskan, pabrik Kaltim V sudah dimulai pembangunannya pada September 2011 lalu dan ditargetkan rampung pada Juni 2014.

“Dua pabrik lainnya yang akan segera menyusul pembangunannya berada di Pulau Jawa, akan dibangun oleh PT Petrokimia Gresik dan PT Kujang 1-B. Ini akan mengganti 50% pabrik yang ada dengan kapasitas 3,5 juta ton,” ungkap Arifin dalam keterangan tertulisnya, kemarin. Dia mengatakan, pabrik pupuk baru ini lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

Rampungnya empat pabrik baru ini akan memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi energi nasional, dengan estimasi penghematan sekitar USD210 juta per tahun. Arifin mengatakan, investasi pembangunan empat pabrik tersebut mencapai Rp24 triliun, di mana salah satu pabrik pupuk diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp6 triliun. Sementara, Direktur Utama Pusri Palembang Musthofa mengatakan, pabrik Pusri II-B merupakan revitalisasi dari pabrik yang sudah dibangun sejak 1974.

Pabrik ini telah dilaksanakan pemancangan tiang pertamanya kemarin. Pabrik tersebut nantinya akan menghasilkan 990.000 ton pupuk per tahun. “Sedangkan, pabrik Pusri II yang lama hanya menghasilkan sekitar 570.000 ton per tahun. Pusri II lama ini merupakan pabrik pupuk tertua di dunia dan sampai saat masih beroperasi,” ujar Musthofa.

Dengan demikian, lanjut dia, PT Pupuk Sriwijaya Palembang nantinya akan meningkat kapasitas produksinya dan menggunakan gas yang lebih efisien. Sebagai informasi, total produksi Pusri saat ini 2,226 juta ton per tahun dan diproyeksikan meningkat menjadi 2,8 juta ton per tahun pada 2015 dengan selesainya Pusri II-B. ●heru febrianto

Sabtu 23 November 2013

Related News