Kemampuan Mahasiswa Berbahasa Asing Masih Rendah

BATURAJA– Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin menilai kemampuan mahasiswa berbahasa asing (Inggris) dinilai masih rendah.

Hal itu disampaikan Alex saat kuliah umum kepada dosen dan mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara), Ogan Komering Ulu (OKU), di Gedung Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Baturaja, Kamis (11/3). Alex juga terlihat kecewa saat mengajak mahasiswa berkomunikasi dengan berbahasa Inggris, tetapi tidak satu pun yang meresponsnya. Bagi Alex, tidak penting jumlah mahasiswa yang banyak di universitas. Namun, yang terpenting adalah kualitas mahasiswa dan mahasiswi yang akan terjun ke masyarakat.

Di samping itu, pada kesempatan yang sama, untuk memajukan pendidikan di Sumsel ke depan, Alex berjanji sekolah gratis yang telah dicanangkan sejak 2008 akan sampai tingkat perguruan tinggi. “Tahun ini program sekolah gratis baru sampai tingkat SMA atau sederajat, tapi pada 2017 nanti APBD Sumsel ditargetkan mencapai Rp15 triliun, sehingga sekolah gratis bisa sampai ke perguruan tinggi,” kata Alex.

Menurut Alex, di zaman pembangunan seperti sekarang ini, kualitas pendidikan sangat penting. Untuk itu, setiap universitas harus bisa meluluskan mahasiswa yang benar-benar siap bersaing pada era globalisasi seperti sekarang. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel akan membangun laboratorium bahasa di Universitas Baturaja (Unbara) yang dianggarkan pada APBD Sumsel tahun 2013 dengan nilai Rp600 juta. Terpisah, Dekan FISIP Unbara Yunizir Djakfar menyatakan dirinya sangat gembira dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Alex Noerdin.

“Pemimpin seperti ini yang kami butuhkan, karena sangat memperhatikan dunia pendidikan. Kami akan memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang akan diberikan tersebut,” pungkas Yunizir. ibrahim arsyad

Selasa 12 November 2013

Related News