Gempa Iran Tewaskan 40 Orang di Pakistan

Korban gempa dirawat di rumah sakit militer di Quetta, Provinsi Baluchistan, Pakistan, kemarin. Gempa berkekuatan 7,8 SR yang berpusat di Iran pada Selasa (16/4) tersebut menewaskan 40 orang di Pakistan. Bencana alam itu merupakan yang terbesar dalam lima dekade terakhir di Iran.

DALBANDIN– Militer Pakistan dibantu para pekerja sosial terus berupaya mencapai daerah terpencil di wilayah Kota Mashkail, Provinsi Baluchistan, untuk membantu korban gempa yang terjadi Selasa (16/4).

Meski pusat gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) itu terjadi di Iran tenggara, kebanyakan korban tewas justru di Pakistan. Hingga kemarin petang waktu setempat, sebagaimana dilaporkan AFP, korban tewas mencapai 40 orang di Provinsi Baluchistan. Selain korban jiwa, ratusan rumah yang terbuat dari lumpur juga rata dengan tanah. Mayor Attiq Minhasof dari Korps Pasukan Perbatasan Pakistan menyatakan beberapa helikopter militer yang membawa bahan bantuan dan tim medis telah diterbangkan ke daerah tersebut.

Sebanyak 650 personel pun telah dilibatkan dalam operasi penyelamatan di Kota Mashkail. Hingga saat ini, tim medis telah mengobati korban lukaluka. Namun, diyakini masih terdapat daerah terpencil yang belum mendapatkan bantuan. “Jumlah korban tewas akibat gempa diperkirakan lebih dari 40 orang, termasuk wanita dan anak-anak,” ujar Attiq Minhasof kepada AFP saat berada di Bandara Dalbandin, sekitar 250 km dari Mashkail. Selain Pakistan, gempa yang sangat kuat ini juga telah membuat panik berbagai negara hingga Asia Selatan dan Timur Tengah (Timteng).

Termasuk Kuwait dan ibu kota India, New Delhi. Ribuan orang dievakuasi dari perumahan menjulang dan gedung perkantoran di Dubai. Adapun gempa bumi susulan yang terjadi kemarin pagi sempat membuat warga yang tinggal di perbatasan Iran dan Pakistan kembali dilanda ketakutan. Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa susulan yang terkuat mencapai 5,7 SR. Sementara itu, dengan mengesampingkan permusuhan panjang antara AS dengan Iran, termasuk ketegangan dengan Pakistan baru-baru ini, Menteri Luar Negeri John Kerry menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga dari para korban tewas ataupun yang terluka.

“Kami siap memberikan bantuan pada masa sulit ini,” ujar Kerry. Dukacita juga disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon. Dia menegaskan PBB juga siap memberikan bantuan jika dibutuhkan. Selain Iran, gempa bumi juga menggoyang sebuah pulau di selatan Tokyo kemarin. Lebih dari puluhan kali gempa bumi terjadi dengan gempa terkuat mencapai 6,2 SR. Badan Meteorologi Jepang mencatat gempa bumi terkuat berpusat di dekat Pulau Miyake sekitar 180 km di selatan Tokyo pukul 17.57 waktu setempat.

Mereka menegaskan gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami dan tidak ada korban atau bangunan yang hancur akibat gempa. “Mungkin ada sedikit perubahan pada ketinggian air laut di sepanjang pantai Jepang, tapi tidak ada kerusakan,” ujar badan meteorologi tersebut. susi susanti

Senin 11 November 2013

Related News