DPRD Desak Bupati Hentikan Penambangan Pasir Besi

TASIKMALAYA – DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendesak Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum segera membuat kebijakan dan menghentikan penambangan pasir besi.

Hal ini menyusul hasil rapat seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang merekomendasikan penutupan penambangan pasir besi di pesisir Pantai Cipatujah. Pasalnya, selain menimbulkan berbagai persoalan, penambangan itu juga malah membuat konflik horizontal di masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ucu Asep Dani mengatakan, penghentian aktivitas penambangan pasir besi saat ini sudah sangat mendesak mengingat semakin merajalelanya aktivitas penambangan pasir besi yang bisa berdampak pada kerusakan lingkungan yang lebih parah.

“Saya sangat terkejut membaca laporan hasil peninjauan Dinas Pertambangan dan Energi serta kajian Komisi 3 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, di mana akhir-akhir ini tak kurang 100 unit truk mengangkut pasir besi keluar Tasikmalaya, hal itu berdampak terhadap kerusakan harim laut juga infrastruktur jalan namun tidak sedikitpun Pemkab Tasikmalaya menerima manfaat dari penambangan tersebut,” ungkap Ucu.

Sehingga, tegas Ucu, tidak ada alasan pemerintah menunda pemberhentian atau penutupan tambang pasir besi kecuali merelakan asetnya hilang dicuri dengan aktivitas penambangan pasir besi yang tidak jelas. Kepala Distamben Kabupaten Tasikmalaya Nazmudin Aziz pun mengaku, telah menyampaikan surat rekomendasi hasil musyawarah bersama jajaran dinas, instansi di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. “Ini merupakan keputusan bersama yang diharapkan jadi solusi terbaik terkait persolan pasir besi,” ujar Nazmudin. nanang kuswara

Senin 11 November 2013

Related News