Pilkada Jeneponto - Duet Smart Penuhi Dukungan Parpol

MAKASSAR– Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jeneponto Suaib Mallombassi- Andi Mappatunru (Smart) menjadi kandidat pertama yang mendapat dukungan enam kursi sebagai syarat maju di pilkada mendatang.

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel ini secara resmi menerima rekomendasi dari Partai Pemuda Indonesia (PPI) yang diserahkan langsung Ketua DPP PPI Saut Effendi di Hotel Sahid, Makassar, kemarin. Dengan begitu partai yang resmi mengusung Smart, yakni PNBK (1 kursi), Kedaulatan (1 kursi), PKB (1 kursi), RebuplikaN (2 kursi), dan PPI (1 kursi).

“Kami sudah memenuhi syarat minimal enam kursi untuk maju. Bahkan, kami adalah kandidat pertama di Jeneponto yang kursinya cukup untuk maju di pilkada, September mendatang,” ungkap Syuaib seusai menerima dukungan. Meski telah memenuhi syarat KPU, Suaib saat ini masih terus menjalin komunikasi dengan beberapa partai lain, seperti PPDI dan PKPB yang masing-masing memiliki satu kursi.

“Jika kedua partaiiniresmimengusung, kami akan maju dengan dukungan delapan kursi,” katanya. Menurut Suaib, pengalamannya sebagai kadis di periode pertama Syahrul Yasin Limpo- Agus Arifin Nu’mang bakal menjadi modal untuk memajukan Jeneponto. Pasangan Smart juga telah menyusun program unggulan yang dirangkum dalam program Pilar.

“Pilar ini adalah pangan yang cukup, industri dan investasi hidup, lapangan kerja baru tersedia, aktivitas pemuda dan perempuan terwadahi, raya sehat berpendidikan, terampil, agamais dan aman,” ujarnya. Tidak hanya itu, duet Smart juga berjanji akan merealisasikan pembangunan Waduk Kareloe di Kecamatan Kelara. Sebab, ketahanan pangan di Jeneponto sangat bergantung pada bendungan tersebut jika berfungsi.

“Saya sudah memiliki dokumen pembangunan Waduk Kareloe, sehingga saya bisa memetakan perencanaan pembangunan dan teknisnya. Semua calon bisa menjual Kareloe, tapi hanya saya yang memegang dokumen dan bisa membuat perencanaan terarah,” tuturnya. Terkait pilihannya mengambil Andi Mappatunru sebagai pendamping, mantan Ketua STAIN Kendari ini mengaku karena alasan geopolitik di Jeneponto yang dinilai mewadahi.

Apalagi pasangan ini mewakili tokoh tua dan muda. “Pengalaman Andi Mappatunru di DPRD dan pengusaha di Jeneponto, saya nilai bisa melengkapi untuk memimpin Jeneponto lima tahun ke depan,” katanya. ● jumardin akas

Selasa 12 November 2013

Related News