Puluhan Truk Angkut Muatan Lebihi Tonase

MUARABELITI– Puluhan truk yang mengangkut muatan melebihi tonase kemarin terjaring Operasi Pendidikan Masyarakat, gabungan Satlantas Polres Mura; Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi; Jasa Raharja; dan Dinas Kesehatan.

Para pengemudi truk tersebut langsung diberikan penyuluhan terkait tertib lalu lintas. Kelebihan tonase itu terlihat dari alat timbangan portable yang mengukur berat muatan yang dibawa kendaraan. Kapolres Mura AKBP M Barly Ramadhany didampingi Kasat Lantas AKP Donni Manopo mengatakan, Operasi Pendidikan Masyarakat ini digelar bertujuan memberikan penyadaran kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk tertib berlalu lintas.

Memang yang menjadi sasaran utama dalam operasi ini pengemudi angkutan barang dan penumpang. Khusus truk, pelanggaran yang banyak terjadi yakni kelebihan muatan. Sedangkan, pada angkutan penumpang dilihat dari kondisi kesehatan dan kelaikan serta unsur keselamatan pengemudi. Pengecekan kesehatan juga dilakukan terhadap pengemudi kendaraan. Fakta di lapangan ditemukan, seorang pengemudi memiliki tekanan darah tinggi sesuai hasil pengecekan tim kesehatan.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada sopir untuk istirahat sejenak karena bisa berbahaya jika mengemudikan kendaraan dengan tensi darah cukup tinggi. Pelanggaran lain yaitu tidak lengkapnya dokumen kendaraan yang dimiliki pengemudi, khususnya surat izin mengemudi (SIM). “Operasi Dikmas diharapkan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan yang ada di jalan raya. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi pengguna jalan lain,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Mura Ari Narsa mengatakan, alat timbangan portable berfungsi menimbang muatan angkutan barang. Hasilnya, sebanyak 10 kendaraan terbukti mengangkut barang melebihi muatan. Dari Sekayu, Satlantas Polres Muba juga menggelar razia kendaraan roda empat dan roda dua. Hasilnya dijaring 11 motor dan 3 mobil yang diduga menyalahi aturan.

Bahkan, seorang pelajar SMP bernama Reza, 14, kedapatan tidak memiliki SIM saat berkendara. Kepala Satlantas Polres Muba AKP Andi Kumara mengatakan, razia kendaraan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Satlantas untuk menciptakan tertib berlalu lintas. Dalam razia kali ini, petugas mengamankan 1 lembar SIM, 17STNK, 11unitmotor, dan 3 unit mobil sebagai barang bukti hasil razia.

Selanjutnya, para pemilik kendaraan harus segera mengurus denda tilangnya di Polres Muba sesuai peraturan yang berlaku. Selain itu, dia mengimbau para pengendara selalu mempersiapkan kelengkapan saat berkendara, baik berupa surat-surat kendaraan maupun kelengkapan kendaraan lainnya, seperti helm, kaca spion, sabuk pengaman. hengky ca/ sierra s

Selasa 12 November 2013

Related News