Sekolah Diminta Ajukan Proposal - Disdik Janji Permudah Pengajuan Dana Perbaikan Gedung Rusak

SUKOHARJO – Dinas Pendidikan (Disdik) Sukoharjo berkomitmen mempermudah pemberian dana perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan. Meski demikian, dana tersebut tidak bisa serta-merta dikucurkan.

Sekolah bersangkutan harus terlebih dahulu mengajukan proposal perbaikan ke Disdik. “Prosedurnya memang seperti itu. Sekolah harus mengajukan proposal melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas atau UPTD di masing-masing kecamatan,” kata Kabid TK/SD Disdik Sukoharjo Mulyadi kemarin.Saat ini dari 12 UPTD, baru UPTD Polokarto yang sudah mengajukan proposal bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan 2013. Disdik juga belum menerima proposal dari SDN Bulakrejo 4 yang mengalami kerusakan berat di tiga ruangan kelas.

Kelas yang mengalami kerusakan berat seperti di SDN 4 Bulakrejo akan mendapatkan perlakuan khusus dan berada da-lam daftar prioritas perbaikan. Itu karena kerusakan yang dialami sudah sangat darurat. Kalau sekolah swasta, kemungkinan sudah cepat mendapatkan suntikan bantuan. Namun karena sekolah itu milik pemerintah, harus dilakukan secara prosedural. “Bila tidak ada dasar berupa proposal, sekolah tersebut kemungkinan besar tidak akan mendapatkan bantuan.

Jadi, semua berdasarkan proposal sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB) sekolah,” papar Mulyadi. Pihaknya berharap seluruh UPTD sudah memasukkan semua proposal tersebut Mei ini. Setelah semua proposal masuk, Disdik dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akan melakukan survei langsung ke bangunan sekolah yang mengajukan bantuan. Dari survei itu, nantinya akan didapat gambaran sekolah mana saja yang perlu diprioritaskan mendapatkan suntikan DAK 2013.

“Setelah survei, nanti akan terlihat. Misalnya sebuah SD mengajukan rehabilitasi lima ruang kelas, namun setelah disurvei dan dinilai kebutuhannya hanya rehab empat kelas, maka akan diberi dana untuk rehab empat kelas saja,” katanya. Disinggung tentang total DAK Pendidikan tahun ini, Mulyadi mengaku jumlahnya sekitar Rp25 miliar.

Dana tersebut antara lain untuk rehabilitasi ruang kelas, penambahan ruang kelas baru, pengadaan perpustakaan, dan sebagainya. Disdik berharap DAK tersebut bisa cair semuanya dalam sekali waktu sehingga bisa menyelesaikan semua proyek DAK 2013 secara serentak. Mulyadi mengaku petunjuk teknis (juknis) DAK 2013 baru diterimanya pekan lalu. Pihaknya masih butuh waktu untuk mengkajinya bersama Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Sukoharjo.

Sementaraitu, KetuaKomisiIV DPRD Sudarsonoberharapalokasi dana perbaikan dari Disdik tepat sasaran. Selama ini Komisi IV sering menerima pengaduan ada sekolah yang sering mendapat bantuan, tapidisisilainadasekolah yangjarangmendapat bantuan. “Komisi IV minta Disdik objektif menyalurkan bantuan. Jangan hanya karena dekat dengan kepala sekolah lantas bantuan diberikan. Padahal banyak sekolah yang terlewatkan,” tandas politikus PDIP tersebut. sumarno

Selasa 03 Desember 2013

Related News