Demokrat Coret Caleg Bersaudara - Keluarga Reza Ali Terancam Tak Masuk DCT

MAKASSAR-Partai Demokrat mengeluarkan kebijakan baru menjelang penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) di semua tingkatan. Kebijakan tersebut sesuai instruksi Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Bunyi intruksi tersebut menyebutkan bahwa calon legislatif (caleg) yang memiliki ikatan saudara, atau keluarga di Daftar Caleg Sementara (DCS) 2014 mendatang, tidak boleh lebih dari dua orang. Sebab bila melebihi batas toleransi itu, maka DPP, DPD, dan DPC bisa menghapus, atau tidak mengakomodir di DCT. Salah satu alasannya adalah untuk memasukkan figur lain yang berpotensi bisa mendulang suara.

Direktur Eksekutif DPD Demokrat Sulsel, Sukman Baharuddin mengatakan, larangan tersebut merupakan instruksi langsung SBY melalui surat keputusan Majelis Tinggi DPP, yang ditandatangani SBY. “Ini merupakan instruksi majelis tinggi partai, untuk memotong adanya dinasti politik yang terbangun di Partai Demokrat,” kata Sukman, saat memberikan keterangan pers di Makassar, kemarin. Karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh pengurus DPC Demokrat di Sulsel untuk mendata nama-nama caleg yang memiliki hubungan keluarga dengan sesama caleg Partai Demokrat.

“Setiap caleg yang memiliki hubungan keluarga nantinya cuma ada dua bacaleg yang diperbolehkan terdaftar. Itu pun jika sangat dibutuhkan, misalnya jika DCS kekurangan caleg perempuan atau lainnya. Jika lebih dari dua, Demokrat mencoret sisanya dari DCS,” urai Sukman. Menurut dia, langkah pencoretan itu diklaim sudah dibuktikan Ketua Harian DPP Demokrat, Syarief Hasan, yang mencoret putranya karena terdaftar sebagai caleg sementara di Jakarta.

Selain itu, partai bernomor urut tujuh di pemilu mendatang, juga tidak akan mengakomodir bakal caleg yang tersandung kasus hukum. Sukman menguraikan, sesuai instruksi tersebut, pengurus Demokrat diminta mengecek ulang di kepolisian dan kejaksaan, apakah ada kader yang tersangkut masalah hukum. “Sejak terbitnya instruksi ini, DPD Demokrat Sulsel membuka ruang pengaduan.

Silahkan adukan dan laporkan jika ada caleg Demokrat tersangkut masalah hukum maupun memiliki hubungan kerabat dekat lebih dari dua orang,” imbau mantan politisi Partai Golkar itu. Sekadar diketahui, di internal Demokrat Sulsel, terdapat beberapa bakal caleg yang memiliki hubungan kekeluargaan yang masing-masing terdaftar sebagai caleg. Seperti Reza Ali di Dapil I Sulsel untuk tingkat DPR RI. Dua adik kandungnya, yakni YusaRasyidAlidanAdiRasyidAli, juga terdaftar di DCS.

Yusa mengincar kembali DPRD Sulsel sementara Adi di DPRD Kota Makassar. Di samping itu, keponakan Reza, Andi Januar Jaury Dharwis juga tercatat sebagai caleg DPRD Sulsel di Dapil Makassar. Tidak hanya Reza, keluarga Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin dalam daftar caleg ikut terakomodir. Bedanya, hanya istri Ilham yang maju menjadi caleg DPR RI di Dapil I Sulsel.

Sedangkan Ilham, memilih tidak mencalonkan diri. Terkait hal itu, Sukman belum bisa memastikan siapa yang bakal dicoret, karena pihaknya meminta laporan secara resmi dari DPC maupun DPD, mengenai siapa diantara caleg yang memiliki hubungan keluarga dicoret. Sementara itu, Anggota KPU Sulsel Ziaurrahman Mustari, mengatakan, pihaknya hanya menerima perbaikan berkas dari masing-masing partai politik, tanpa mencampuri aturan internal partai. “Intinya, kita hanya berikan kesempatan untuk memperbaiki berkas dan menetapkan secara resmi nantinya, siapa bakal caleg yang masuk di DCT,” pungkas Ziaur, yang membidangi pokja pencalegan. ●arif saleh              

Kamis 21 November 2013

Related News