Cakka-Amru Tunggu Restu Golkar

MAKASSAR – Peluang incumbent Andi Mudzakkar atau Cakka maju berpasangan dengan Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel Amru Saher di Pilkada Luwu semakin terbuka lebar.

Bahkan, duet tersebut sisa menunggu persetujuan dari DPP Golkar, terutama Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo, setelah Andi Mudzakkar memberikan “lampu hijau” ke Amru. Itu tercermin saat Cakka yang tak lain Ketua DPD II Golkar Luwu menggelar pertemuan khusus dengan Amru di Cafe Mama, Jalan Pengayoman, Makassar, kemarin. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, keduanya kompak mengenakan baju berwarna biru yang disaksikan beberapa pengunjung kafe lainnya.

Informasi yang dihimpun, keduanya menyatakan siap maju berpasangan di pertemuan tersebut dan sisa menunggu restu Syahrul. Apalagi PKS sudah menyetujui duet Cakka- Amru maju bertarung di Pilkada Luwu. Amru saat dikonfirmasi tidak menampik jika pertemuannya membahas mengenai perkembangan Pilkada Luwu. Hanya anggota DPRD Sulsel ini tidak ingin mendahului keputusan Golkar yang merestui dirinya mendampingi Cakka.

“Memang kami bertemu dan membahas banyak hal, termasuk perkembangan pilkada. Soal kesepakatan berpasangan, termasuk deklarasi, kami masih menunggu proses penentuan wakil di Golkar,” tutur Amru kepada KORAN SINDO di Makassar kemarin. Kendati masih menunggu, namun Amru yang juga tercatat sebagai bakal calon legislatif DPR RI dari dapil III, mengaku sangat percaya diri bila Golkar bakal merestuinya mendampingi mantan Wakil Ketua DPRD Luwu itu. Alasannya, sejak awal mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati di Golkar, pihaknya sudah melakukan kalkulasi dan hitungan politik yang bisa saling melengkapi serta menutupi kekurangan masing-masing.

“Kami tentu siap untuk itu. Apalagi kami memiliki geopolitik saling melengkapi. Selain itu, PKS sendiri sudah memberikan dukungan,” kata Amru. Sekadar diketahui, Amru bakal bersaing dengan sejumlah figur yang masuk bursa calon pendamping Cakka. Sedikitnya ada 11 nama yang digadang-gadang selama ini. Selain Amru, terdapat Hafida Rauf Basyuri, Ruddin Sibutu, Tomas Toba, Arsalam Fatha, Naisir Pairi. Sementara lainnya, yakni Yamin Annas, Ansar Pandaka, Ansir Ismu, Andi Pahri, serta Ilham Labbase.

Sebelumnya, Ansar Pandaka juga menyampaikan keyakinannya bisa maju mendampingi Cakka, karena menganggap bisa saling melengkapi sekaligus perpaduan politisi-birokrat. Sementara itu, di berbagai kesempatan Cakka yang juga mantan Ketua DPC PBB Luwu, mengaku tidak ingin-ingin terburu- buru menetapkan pasangan, karena harus menunggu persetujuan dan restu partainya, terutama dari Syahrul Yasin Limpo. Cakka di Pilkada 2013 mendatang kembali bakal berhadapan dengan rival “abadinya” Basmin Mattayang.

Mantan Bupati Luwu yang dikalahkan di Pilkada 2008 itu terlebih dahulu memutuskan maju berpasangan dengan Wakil Bupati Syukur Bijak, yang tak lain Ketua DPC Demokrat. Basmin menyatakan kesepakatannya maju dengan Syukur dianggap sebagai peluang bisa memenangkan pertarungan. Alasannya, secara goepolitik saling melengkapi dan punya kesamaan pandangan memajukan Luwu ke depan.

“Sayaberterimakasihkepada Syukur Bijak yang legowo bisa menerima posisi 02, meski beliau punya kans juga maju di posisi 01. Kami optimistis bisa memenangkan pilkada,” tutur Basmin saat dikonfirmasi terpisah. ● arif saleh

Minggu 10 November 2013

Related News