SMK Bingung Terapkan Kurikulum Baru

YOGYAKARTA– Sejumlah sekolah kejuruan di Bantul yang menjadi sekolah percontohan Kurikulum 2013 mengaku masih bingung menerapkan kebijakan baru itu.

Satu di antaranya SMKN 1 Bantul. Kepala SMKN 1 Bantul Retno Yuniar Dwiaryani mengatakan, selain implementasi Kurikulum 2013 belum berlaku bagi semua mata pelajaran. Yaitu Sejarah, Bahasa Indonesia, Matematika, hingga sekarang untuk silabusnya juga belum ada. Sehingga guru saat ini baru menelaah kurikulum baru tersebut. “Inilah yang menjadi permasalahan kami untuk penerapan Kurikulum 2013,” kata Retno usai memberikan klarifikasi soal pungutan siswa baru di sekolah tersebut kepada ORI perwakilan DIY, kemarin.

Retno mengaku, sebelumnya memang sudah ada latihan, termasuk dirinya untuk penerapan kurikulum baru tersebut. Namun, karena untuk jurusan di SMK sangat banyak, yakni ada 52 jurusan, tentunya untuk penyamaan persepsi di tiap-tiap jurusan bukanlah perkara yang mudah. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanto Baskara Aji mengatakan, Kurikulum 2013 untuk SMK baru pada tiga mata pelajaran.

Namun begitu, mestinya hal ini tidak menjadi persoalan. Sebab sebelum penerapan, para guru termasuk kepala sekolah, sudah mendapatkan pelatihan, termasuk untuk silabus. Sehingga, saat pelaksanaan kurikulum harusnya sudah tidak ada masalah. “Nantinya Kurikulum 2013 akan diimplementasikan ke semua pelajaran. Tapi bertahap, sehingga untuk pelajaran yang belum, tetap mengacu pada KTSP,” ucapnya. ●priyo setyawan

Minggu 10 November 2013

Related News