AKKB Doloksanggul Siap Menjadi STIKES

DOLOKSANGGUL – Akademi Kebidanan dan Keperawatan Kesehatan Baru (AKKB) Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mempersiapkan diri menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES).

Perubahan status ini dilakukan mengingatnya tingginya tuntutan mutu pendidikan dalam bidang kesehatan di daerah. Ketua Yayasan AKKB Doloksanggul Pantas Silaban mengatakan, untuk pelayanan kesehatan masyarakat di daerah tidak cukup hanya sebatas akademi yang selama ini digolongkan pada D-III di lingkungan perguruan tinggi. Selain persiapan aspek ketentuan kelulusan, sejumlah dosen dan akademisi di lingkungan AKKB Doloksanggul juga sudah dipersiapkan menjadi tenaga pengajar untuk lingkungan sekolah tinggi. Hal ini ditandai dengan menyekolahkan kembali sejumlah tenaga pengajar yang ada di AKKB Doloksanggul.

“Tujuan didirikannya AKKB di Doloksanggul sejak 2006 lalu untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat di Humbahas dan sekitarnya. Jadi, dapat menjadi salah satu sekolah yang berkontribusi untuk pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan kesehatan,” katanya kepada KORAN SINDO MEDANdi sela-sela acara wisuda angkatan ke-3 AKKB di Doloksanggul, kemarin. Sejak berdiri tahun 2006, AKKB Doloksanggul sudah menamatkan alumni Akademi Kebidanan (AKBID) 338 orang dan 131 orang Akademi Keperawatan (AKPER). Para alumni tersebut sudah banyak bekerja di instansi pemerintah ataupun swasta.

“Tahun depan kami akan membuka STIKES di kampus ini. Kami berusaha meneruskan cita-cita wisudawan kami sampai bisa mendapatkan peluang kerja yang luas, dengan menjalin kerja sama dengan banyak institusi,baik di dalam maupun luar negeri,” katanya. Direktur AKKB Doloksanggul Adelima CR Simamora menjelaskan, acara wisuda AKKB merupakan wisuda angkatan ke-5 yang terdiri dari 104 wisudawan AKBID dan 18 AKPER dengan IP mahasiswa terbaik 3,64.

Pada kesempatan itu, AKKB mengundang dosen tamu dari Universitas Meiji Gakuin Jepang Prof Dr Rai Shunsuke. Pemerintah Jepang sudah menerima ratusan tenaga kerja perawat di Jepang, dan ini merupakan kesempatan terbaik untuk mahasiswa AKKB. baringin lumban gaol

Kamis 14 November 2013

Related News