Hakim Tipikor Tolak Eksepsi Tenriadjeng

MAKASSAR– Upaya pembelaan yang diajukan terdakwa korupsi APBD Palopo, PA Tenriadjeng ditolak mentah-mentah majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Hakim menilai, eksepsi yang diajukan mantan wali kota Palopo tersebut tidak memiliki landasan yang tepat. “Ekesepsi yang diajukan oleh terdakwa tidak tepat. Majelis hakim menilai tindakan terdakwa (Tenriadjeng) adalah tindak pidana korupsi dan Pengadilan Tipikor berwenang untuk mengadili perkara tindak pidana pencucian uang,” ujar Hakim Ketua Pudjo Hunggul pada sidang lanjutan, kemarin.

Sekadar diketahui, dalam eksepsinya, Tenriadjeng mengklaim jika perkaranya bukan kasus tindak pidana korupsi, akan tetapi merupakan kasus perdata karena terkait pinjaman. Karena itu, kasus tersebut adalah kasus utang piutang. Tenriadjeng mengaku, tidak mengetahui jika dana Rp3,9 miliar yang dipinjam tersebut adalah dana pendidikan gratis Kota Palopo. Majelis hakim Pengadilan Tipikor juga menolak eksepsi dari kolega Tenriadjeng, Peter Neke Dhey.

Diketahui, dalam eksepsinya, Peter keberatan dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena mengaku hanya menerima uang dari Tenriadjeng dan membelanjakan sesuai dengan perintah Tenriadjeng. Menanggapi putusan majelis hakim tersebut, JPU Muhammad Yusuf Putra mengatakan, pihaknya sudah siap untuk menghadirkan sejumlah saksisaksi untuk membuktikan dakwaan terhadap Tenriadjeng dan koleganya Peter Neke Dhey.

“Kami siap untuk menghadirkan saksi-saksi, untuk proses pembuktian dakwaan yang diajukan pada keduanya (Tenriadjeng dan Peter Neke Dhey,” jelasnya, kemarin. yakin achmad

Jumat 15 November 2013

Related News