Propam Usut Bebasnya 5 Tersangka Narkoba

MAKASSAR – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Makassar mulai melakukan pengusutan dugaan pelanggaran prosedur menyusul dibebaskannya lima terduga pemilik narkotika jenis sabusabu.

Bahkan, penyidik Propam telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui kasus dibebaskannya kelima warga Jalan Kerung-Kerung, Kec Makassar ini. Hanya saja, hingga kemarin, Propam belum menemukan bukti-bukti dan keterangan saksi terkait dugaan adanya permainan dari dilepaskannya lima terduga narkoba tersebut. ”Sudah ada yang kita mintai keterangannya terkait hal itu. Tapi kita belum temukan buktibukti yang mengarah ke adanya permainan oknum polisi dari kasus ini,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Propam Polrestabes Makassar, Kompol Satria Vibrianto, kemarin.

Meski demikian, pihaknya mengaku sudah mendapatkan perintah dari Kapolrestabes Kombes Pol Wisnu Sanjaja untuk mengusut tuntas jika terbukti ada oknum penyidik yang bermain. Menurut dia, sanksi yang akan diberikan nantinya jika terbukti, sesuai dengan tingkatan pelanggaran yang dilakukannya. Diketahui, Petugas Unit Operasional (Opsnal) Intelkam Polrestabes menangkap enam orang atas kepemilikan dua paket sabu di Jalan Kerungkerung, Lorong Selayar, Selasa (25/6) lalu. Dari tangan mereka disita pula alat isap narkoba, satu unit timbangan elektronik, lima unit ponsel, belasan plastik bekas sabu-sabu, dan uang tunai Rp2,5 juta.

Mereka langsung diserahkan ke Satuan Narkoba untuk diproses lebih lanjut. Belakangan diketahui, lima dari enam orang ini dibebaskan petugas Sat Intelkam, dengan dalih hanya satu orang tes urine- nya yang dinyatakan positif. Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Ucuk Supriadi berdalih, lima dari enam orang itu dilepas karena tidak terbukti atas kepemilikan sabu.

“Setelah gelar perkara dan sejumlah pemeriksaan, tidak ditemukan keterlibatan lima orang itu. Makanya kita lepas,” katanya. Ucuk pun secara tegas membantah jika pihaknya menerima bayaran uang tunai terkait pembebasan kelima warga tersebut. wahyudi

Selasa 03 Desember 2013

Related News