Nasib Anggota KPUD Diputus Hari Ini

PANGKALAN BALAI – Nasib anggota KPU Banyuasin akan diputuskan hari ini melalui sidang kode etik di Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu.

Ketua KPU Banyuasin Suhardi mengatakan, para komisioner akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan keputusan akhir terhadap gugatan pada KPU Banyuasin di DKPP. ”Besok (hari ini) baru diputuskan. Sekarang, para komisioner sedang mempersiapkan diri saja,” katanya. Menurut Suhardi, keputusan sidang DKPP dilakukan untuk mengetahui ada-tidaknya kesalahan kode etik dalam penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuasin.

Beberapa gugatan yang dilayangkan kuasa hukum lima kandidat di antaranya proses penerbitan Surat Keputusan KPU Banyuasin Nomor 61 mengenai diskualifikasi kandidat nomor 1. Lalu, proses gugatan juga dilakukan karena ditemukan kerusakan atas kertas C2 plano yang terjadi sebelum proses pencoblosan berlangsung. Gugatan lain seperti proses penyelenggaraan pilkada, perhitungan suara hingga keputusan penetapan pemenang pilkada. ”Gugatannya lebih pada etika dan profesionalitas para komisioner KPU saat terjadi proses diskualifikasi dan tahapan pilkada,” kata dia.

Suhardi mencontohkan, pada malam hari terbitnya surat diskualifikasi yang dilakukan KPU Banyuasin, dilakukan atas desakan dan terjadinya intimidasi (tekanan) dari lima kandidat yang melakukan aksi unjuk rasa di kantor KPU Banyuasin. Dalam sidang di DKPP, proses tekanan dan ancaman harus terlebih dahulu dapat dibuktikan kebenarannya. Kebenaran tentang kondisi yang tertekan atau di bawah ancaman.

”Dalam sidang memang diputar rekaman kondisi saat itu. Barulah majelis hakim bisa menilai kondisi dan membenarkan atau menyalahkan tindakan yang dilakukan komisioner KPU,” ujar dia. Mengenai sanksi, biasanya terdapat tiga jenis sanksi yang akan dijatuhkan kepada para penyelenggara pilkada, mulai sanksi peringatan, sanksi pemberhentian tidak hormat, hingga sanksi rehabilitasi nama.

”Besok (hari ini) baru diputuskan, sanksi mana yang dikeluarkan majelis hakim. Bisa jadi sanksi diberikan pada keseluruhan atau masingmasing para komisioner,” kata dia. Sementara itu, anggota KPU Banyuasin lainnya, Irma Kristiani mengatakan, keputusan sidang DKPP juga memengaruhi keinginan para komisioner untuk kembali mendaftar pada proses seleksi anggota KPU Banyuasin selanjutnya.

 ”Masa jabatannya sampai Januari, tapi Agustus dan September sudah mulai seleksi. Nah, amar keputusan DKPP juga memengaruhi para komisioner ke depanlah,” kata dia singkat kemarin. tasmalinda

Senin 18 November 2013

Related News