Opening dan Closing ISG di Stadion Bumi Sriwijaya

PALEMBANG –Gubernur Sumsel Alex Noerdin memastikan, acara seremonial opening dan closing Islamic Solidarity Games (ISG) akan berlangsung di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.

Pemilihan Stadion Bumi Sriwijaya dikarenakan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tidak dapat digunakan karena akan menggelar pertandingan sepak bola. “Kita pilih Stadion Bumi Sriwijaya karena untuk mengantisipasi banyaknya pertandingan sepak bola yang nanti digelar sepanjang pelaksanaan ISG. Jika tetap menggunakan Stadion Sriwijaya Jakabaring, dikhawatirkan mengganggu jalannya pertandingan, mengingat stadion tersebut menjadi tempat utama penyelenggaraan cabor sepak bola,” ujar Alex saat dibincangi di Griya Agung kemarin.

Orang nomor satu di Sumsel ini juga mengatakan, penyelenggaraan opening dan closing ISG nanti akan berlangsung sederhana, karena menyesuaikan permintaan negara-negara peserta berdasarkan hasil kesepakatan. “Ssesuai permintaan dan hasil rapat para delegasi yang sebelumnya telah melakukan tinjauan,” kata dia.

Meskipun begitu, kata Alex, opening dan closing ISG akan berjalan dengan baik tanpa mengurangi arti kebersamaan dan semangat sportivitas. Untuk tema yang digunakan saat opening dan closing, semuanya masihdibahasolehpihakpanitia. Pastinya, Sumsel sebagai tuan rumah akan menampilkan kebudayaan dan kesenian lokal. Sedangkan sisanya, seperti konsep detail dan anggaran, belum bisa dipastikan.

 Terkait adanya tudingan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beberapa waktu lalu yang menyatakan beberapa venue ISG belum siap digunakan, Alex membantahnya. Menurut dia, seluruh delegasi telah melakukan tinjauan dan memberikan penilaian bahwa Sumsel siap melaksanakan ISG. “Tudingan itu tidak benar. Seluruh delegasi sudah datang dan melakukan pemeriksaaan secara langsung. Dalam kesimpulan, mereka menyatakan tidak ada keraguan lagi dalam pelaksanaan ISG,” kata Alex.

Ketua Bidang Sarana dan Prasarana ISG, Rizal Abdullah menuturkan, dengan sisa waktu satu bulan, pihaknya secepat mungkin melakukan renovasi dan menata ulang kembali Stadion Bumi Sriwijaya agar dapat menjadi tempat penyelenggaraan opening dan closing ISG dengan baik. Stadion madya ini akan disulap semenarik mungkin. ”Jadi, kita tidak akan lakukan pengerjaan fisik, melainkan hanya fokus mempercantik area sekitar stadion agar layak dan pantas,” tutur dia.

Khusus persiapan teknis, terutama bagi para tamu kelas VVIP dan VIP saat menyaksikan opening dan closing, pihaknya akan menyediakan 1.660 tempat duduk individual. Kapasitas stadion saat opening dan closing nanti yakni sebanyak 3.000 orang, di mana 1.660 di antaranya tamu VVIP dan VIP. ”Untuk seluruh pengerjaan, kita targetkan selesai paling lambat 15 September,” kata dia. amarullah diansyah

Senin 11 November 2013

Related News