KTT APEC - 14 Kepala Negara Pastikan Hadiri KTT APEC

DENPASAR – Sebanyak 14 kepala negara telah memberi konfirmasi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di Bali, 1–8 Oktober mendatang.

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping termasuk kepala negara yang sudah mengonfirmasi kehadirannya. “Presiden AS, Rusia, dan China sudah confirm dari jauh hari,” kata Ketua Panitia Nasional APEC 2013 Ahmed Kurnia kemarin. Kurnia menjelaskan, masih ada tujuh kepala negara yang belum memberikan konfirmasi datang ke KTT APEC.

Sebanyak 1.200 CEO dunia juga akan hadir. Selain itu, sebanyak 3.000 jurnalis akan datang meliput KTT APEC. “Jumlah itu bisa bertambah sampai 4.000 jurnalis karena proses akreditasi masih berjalan,” kata Kurnia. Selama KTT APEC, panitia juga menutup Bandara Ngurah Rai untuk penerbangan komersial, tepatnya pada 6, 8, dan 9 Oktober. “Penutupan bandara tidak berlangsung selama 24 jam, tapi sesuai dengan jadwal kedatangan pesawat delegasi maupun kepala negara,” ujar Kurnia.

Penutupan pada 6 Oktober 2013 pukul 10.00–20.00 Wita, 8 Oktober 2013 pukul 13.00– 20.00 Wita, dan 9 Oktober 2013 pukul 07.00–14.00 Wita. Penutupan bandara tersebut sudah dilaporkan kepada pihak terkait seperti seluruh bandara di Indonesia dan maskapai penerbangan, baik domestik maupun internasional yang biasanya transit atau hendak melakukan penerbangan melalui Bandara Ngurah Rai.

Kurnia berharap informasi tersebut disebarluaskan kepada pihak yang berwenang, termasuk masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas perjalanan melalui Bandara Ngurah Rai pada pelaksanaan KTT APEC. Sementara itu, bagi para wisatawan maupun masyarakat yang sudah memesan tiket pesawat bertepatan dengan jadwal tersebut diharapkan melakukan konfirmasi langsung dengan agen tiket maupun pihak terkait.

Dia mengakui bahwa penutupan aktivitas bandara memang mengganggu kepentingan masyarakat. “Jika ada masyarakat yang ingin bepergian ke luar Pulau Bali bisa menggunakan transportasi darat dan laut,” ujarnya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam kesempatan terpisah meminta seluruh pengelola hotel, terutama di Nusa Dua, meningkatkan keamanan menjelang KTT APEC. “Kami concern terhadap keamanan itu dan jangan main-main dan ambil risiko. Gara-gara keamanan tidak terjamin, bisa bubar semua rencana dan persiapan jelang KTT APEC,” katanya. miftachul chusna/ hojin

Senin 11 November 2013

Related News