DIA Harapan Terakhir Partai Demokrat

Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin menyampaikan orasi politiknya didampingi kandidat wali kota Danny Pomanto (kiri) dan kandidat wakil wali kota Syamsu Rizal (tengah), pada kampanye akbar di Lapangan Hertasning, Makassar, kemarin

KEMENANGAN pasangan Danny Pomanto-Syamsu Rizal (DIA) di Pilkada Makassar menjadi harga mati bagi Partai Demokrat. Pasalnya, hanya kemenangan di ibukota Sulsel ini yang bisa membuat Demokrat dapat tetap menjaga eksistensinya di peta perpolitikan Sulsel.

Jika, DIA kalah, Demokrat dipastikan akan semakin sulit mengimbangi kekuatan Partai Golkar yang makin dominan di daerah ini. “Memang harapan kita ada di Makassar yang mengusung Danny-Ical,” ujar pengurus DPP Demokrat, Jafar Hafsah, seusai menjadi juru kampanye di Lapangan Hertasning, Makassar, kemarin. Demokrat tidak ingin mengulangi kegagalannya mengawal kandidatnya di dua pilkada belum lama ini, yakni Parepare, dan Sidrap.

Dari lima pilkada di Sulsel yang tersisa tahun ini, harapan besar Demokrat tertuju kepada DIA. Jika mampu mengantarkan DIA menjadi pemenang, itu bisa menjadi modal penting menatap Pemilu Legislatif 2014. Jafar yang datang bersama fungsionaris DPP lainnya, seperti Ruhut Sitompul, mengakui partainya memberikan perhatian khusus di Pilkada Makassar. Menurut dia, kemenangan merupakan hal mutlak.

“Tapi ini bukan untuk Demokrat saja, melainkan kepada warga. Kenapa? Danny- Ical itu yang paling layak memimpin Makassar, sehingga kami memberikan bantuan moril dan kebutuhan lainnya,” kata Jafar. Tanpa menafikan peluang kandidat Demokrat di empat daerah lain, yakni Wajo, Pinrang, Luwu, dan Jeneponto, duet DIA dinilai lebih berpeluang menang berdasarkan hasil survei, dibanding kandidat di daerah lainnya.

Di Wajo yang mengusung Andi Sapri Modding-Rahman Rahim, paket ini dinilai masih kalah bersaing dengan kandidat Golkar yang mengusung Bupati incumbent Andi Burhanuddin Unru. Itu berdasarkan survei Jaringan Suara Indonesia (JSI). Begitupun di Pinrang yang mengusung Ketua DPC Andi Irwan Hamid, dinilai masih kesulitan membendung laju incumbentAndi Aslam Patonangi.

Sedangkan di Pilkada Luwu yang mengusung mantan bupati Basmin Mattayang berpasangan dengan Ketua DPC Demokrat Syukur Bijak, Demokrat masih bisa berharap menang, meski elektabilitas pasangan ini disebut-sebut kembali diungguli Bupati incumbent Andi Mudzakkar yang berpasangan Amru Saher.Khusus di Jeneponto, Ihsan Iskandar-Mulyadi Mustamu masih butuh kerjakeras untuk mampu menaklukkan putra Bupati Jeneponto Radjamilo, Ashari yang berpaket Mahlil Sikki.

Ilham Kampanyekan Satu Putaran

Pada kampanye akbar perdana yang dimulai Danny-Ical kemarin, Ketua DPD Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin menegaskan bahwa Danny-Ical paling layak melanjutkan keberhasilan pembangunan yang dicapai Makassar selama ini.

“Saya sembilan tahun memimpin Makassar. Banyak torehan yang dicapai, termasuk pembangunan di Losari, Karebosi, dan prestasi lainnya. Semua itu tidak lepas dari bantuan Danny sebagai penasihat wali kota. Mengapa saya mendukung Danny- Ical, karena saya mau yang terbaik menjadi pelanjut saya. Makanya, kalau kita mau lihat Makassar dua kali tambah lebih baik, maka pilihlah DIA,” ujar Ilham. Ilham juga mengklaim kemenangan satu putaran DIA sudah di depan mata.

Yusril Siap Dampingi DIA

Sementara itu, mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra membuktikan janjinya turun tangan membantu DIA. Selain menjadi juru kampanye dari Partai Bulan Bintang (PBB) bersama Bendahara Umum DPP PBB Andi Darwis, Yusril juga mengungkapkan komitmennya untuk membantu DIA jika terjadi sengketa. “Pilkada Makassar ini harus dimenangkan oleh DIA. Saya merasa perlu hadir di sini, mudah-mudahan, ini membuahkan dukungan yang lebih besar untuk DIA,” tambah Yusril.

Mengenai kecurangan, atau upaya untuk menggembosi DIA, Yusril mengingatkan, agar tidak ada kubu kandidat yang melakukannya. Duet Danny dan Ical juga bergantian menyampaikan orasinya. “Dulu, kita tidak pernah membayangkan Losari seperti ini, ada masjid terapungnya, karebosi, bandara, jalan tol, dan ikon kota lainnya. Tapi semua bisa kita lihat, dan rasakan manfaatnya. Semua itu tidak lepas dari Bapak Ilham Arief Sirajuddin. DIA siap melanjutkan, dan menjadikan Makassar dua kali lebih baik,” kata Danny.

Pilkada Jeneponto Memanas

Sementara, kampanye perdana pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Jeneponto kemarin diwarnai aksi pelemparan terhadap rombongan Iksan Iskandar-Mulyadi Mustamu. Rombongan ini diserang seusai menggelar kampanye di zona tiga meliputi Batang, Arungkeke, dan Tarowang. Rombongan Iksan Iskandar- Mulyadi Mustamu (Siap Bisa) dilempari di Desa Balang Baru, Tarowang, tepatnya saat saat melewati posko kandidat lain.

“Kejadian berawal saat kampanye pasangan nomor urut satu selesai kampanye. Hanya, di perjalanan pulang lewat di depan posko kandidat lain, Pak Iksan diejek dan dilempari batu oleh simpatisan lawan,” kata Kapolres Jeneponto AKBP Sigit Waluyo, kemarin. ● arif saleh/ abd salam malik

Selasa 12 November 2013

Related News