Banyak Siswa Tanpa SIM Berkendara - Kebanyakan Kecelakaan Lalu Lintas Melibatkan Pengendara di Bawah Umur

SOLO– Penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar sekolah yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) masih tetap marak terjadi di Solo. Padahal selama ini banyak kecelakaan melibatkan pengendara di bawah umur.

Maraknya pelajar tanpa SIM yang ke sekolah menggunakan kendaraan bermotor terlihat dari razia yang digelar Satlantas Polresta Solo. Dalam tiga hari razia, 247 siswa terjaring. Kasatlantas Polresta Solo Komisaris Polisi (Kompol) Matrius mengungkapkan, para pelajar sekolah tersebut terjaring ketika mereka sedang berangkat dan pulang sekolah menggunakan motor. Mereka tak memiliki SIM karena usianya di bawah 17 tahun.

Selain itu, ada dari siswa yang tidak memenuhi standar keselamatan berkendara, misalnya tidak menggunakan helm. ”Kita lakukan razia sejak Senin (9/9) lalu, rencananya razia ini akan terus kita tingkatkan untuk meminimalisasi kecelakaan yang terjadi di Kota Solo,” ucapnya. Sepeda motor pelajar yang terjaring razia tersebut selanjutnya ditahan di Markas Satlantas Polresta Solo.

Kendaraan boleh diambil kembali oleh orang tua dari siswa yang terjaring razia. Razia yang dilakukan oleh Satlantas tersebut merupakan tindak lanjut perjanjian antara Pemkot Solo dan Polresta Solo tentang larangan penggunaan kendaraan bagi anak-anak sekolah. Matrius mengatakan razia sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir ini. Hasilnya, 73 siswa terjaring razia selama Juli dan 24 siswa terjaring pada Agustus.

”Selama ini dari kecelakaan yang terjadi di Kota Solo, sebagian besar terjadi pada anak di bawah umur yang belum memiliki surat izin mengemudi,” ungkapnya. Kepala Dishubkominfo Solo Yosca Herman Soedrajad mengungkapkan, siswa telah dilarang menggunakan kendaraan ke sekolah. Sesuai dengan undang- undang yang ada, anakanak di bawah umur dilarang menggunakan kendaraan karena belum memiliki SIM.

Penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur juga membahayakan, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berpesan agar pelajar yang belum memiliki SIM tidak mengendarai sepeda motor atau mobil. ”Kalau terjadi seperti yang dialami Dul (putra bungsu Ahmad Dhani), orang tua juga ikut bertanggung jawab.

Selaku pemerintah, kami berkewajiban menyadarkan orang tua dan memberi pemahaman kepada anak agar jangan melanggar aturan bangsa ini,” tandasnya saat memberi penyuluhan Pencegahan Peredaran Narkoba dan Penggunaan Miras bagi Siswa SMU/SMK di Balai Kota, Selasa (10/9). Sebagai gantinya, pemkot berencana menyediakan fasilitas angkutan umum pelajar guna meminimalisasi penggunaan kendaraan pribadi. ”Penyediaan bus sekolah akan disiapkan setelah realisasi (BST) koridor sembilan,” ucapnya. arief setiadi/ abdul alim


Senin 11 November 2013

Related News