UMKM Perlu Dukungan Pemerintah

YOGYAKARTA – Usaha masyarakat kecil menengah (UMKM) diharapkan menjadi penopang perekonomian Indonesia. Perlu dukungan dari pemerintah agar para pelaku UMKM mampu mewujudkan ekonomi kerakyatan dan menahan gempuran pasar global.

Salah satunya adalah kemudahan memperoleh pinjaman modal pemerintah melalui bank. Beberapa hal tersebut disampaikan oleh para pelaku UMKM DIY kepada Ketua MPR Sidarto Danusubroto di Ngadinegaran, Mantrijeron, Yogyakarta kemarin. Para pengurus dan anggota UMKM memanfaatkan waktu ini untuk menyampaikan unek-unek kepada pemerintah pusat melalui Ketua MPR.

“Semoga aspirasi ini kami sampaikan kepada bapak (Sidarto) dan bisa langsung disampaikan ke pemerintah pusat. Agar kedatangan bapak tidak muspro (sia-sia),” ujar Ketua UMKM DIY Prasetyo Atmosutidjo. Pemerintah seharusnya memberikan fasilitas yang benar dan nyata kepada UMKM. Seperti kemudahan memperoleh bantuan modal melalui bank tanpa syarat yang berbelitbelit.

Itu agar pelaku UMKM bisa terus menjalankan usahanya dan mewujudkan ekonomi kerakyatan serta menjaga stabilitas perekonomian negara. “Beri fasilitas bagi UMKM, seperti kemudahan peminjaman modal. Saat ini pelaku UMKM takut pinjam modal di bank karena bunga yang tinggi,” katanya. Sekitar 99,9% ekonomi Indonesia ditopang oleh UMKM dan sisanya merupakan perusahaan menengah ke atas. UMKM ini mampu menyerap tenaga kerja mencapai 107,6 juta orang.

Namun, pemerintah seakan melupakan peran UMKM bagi stabilitas perekonomian bangsa. Prasetyo juga menegaskan gempuran pasar global telah menjadi musuh bagi para pelaku UMKM. Saat ini banyak produk negara asing masuk dan merambah Indonesia. Hal ini menekan keberadaan UMKM di Indonesia karena kurangnya dukungan dari pemerintah sehingga mengganggu produktivitas para pelaku usaha dalam negeri.

“Contoh produksi China, itu juga hasil produksi UMKM di negara itu, telah mampu bersaing di pasar global. Karena dibantu oleh pemerintahannya, seperti kemudahan pinjaman modal,” ucapnya. Sementara itu, Ketua MPR Sidarto Danusubroto merespons positif aspirasi para pelaku UMKM DIY ini. Pihaknya berjanji akan menyampaikannya ke pemerintah pusat. Seperti keinginan untuk memperoleh kemudahan pinjaman modal.

Dia juga mengakui keberadaan UMKM sangat berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. “UMKM berperan besar dalam pembangunan ekonomi. Kami akan berupaya agar ekonomi kerakyatan diperkuat. Jika kuat, bisa menjaga stabilitas ekonomi bangsa,” tandasnya. ●ristu hanafi

Jumat 08 November 2013

Related News