November, Honorer K2 Tes CPNS

PALEMBANG – Berdasarkan data yang dimiliki Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumsel, sebanyak 186 honorer kategori 2 (K2) di lingkungan Pemprov Sumsel, dipastikan akan mengikuti tes seleksi CPNS, pada November mendatang.

“Mereka (honorer K2) ini akan mengikuti ujian untuk diangkat menjadi CPNS yang dilaksanakan secara langsung oleh Kemen PAN-RB dan BKN Regional,” ujar Kepala BKD Sumsel Muzakir dibincangi usai menghadiri rapat paripurna, di Gedung DPRD kemarin. Dalam seleksi tersebut, kata Muzakir, pihaknya sama sekali tidak akan terlibat, terutama dalam penentuan hasil.

“Seluruh kegiatan teknis dalam ujian penerimaan CPNS dari honorer K2, sepenuhnya dilaksanakan oleh pusat. Kita siap menerima mereka setelah dinyatakan lulus,” tukas dia. Dengan adanya tes tersebut, diharapkan honorer yang diangkat nantinya memiliki kualitas yang baik, serta berkompeten di bidangnya. Khusus untuk honorer K1 di lingkungan Pemprov Sumsel, Muzakir memastikan, telah diangkat seluruhnya dan tidak terdapat permasalahan lagi.

“Saat ini, konsen kita hanya pada penyelesaian pengangkatan CPNS dari honorer K2,” jelas Muzakir. Terkait dengan penerimaan CPNS pada jalur regular, tahun ini ditiadakan, karena jumlah PNS Pemprov Sumsel telah kelebihan kapasitas. “Jumlah PNS kita sebanyak 7.686 orang. Angka tersebut mengalami over kapasitas sebanyak 1.536 orang, dari jumlah normal yang seharusnya 6.150 orang.

Jadi, tahun ini kita tetap tidak akan melakukan penerimaan CPNS,” tandas dia. Meskipun begitu, dia mengakui, saat ini masih terdapat bagian yang kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), diantaranya pegawai fungsional di bidang penyuluh pertanian. “Untuk mengatasi itu, kita maksimalkan SDM yang ada dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan khusus, terutama bagi yang berminat mengisi jabatan fungsional itu,” beber dia.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Yusri Effendi mengungkapkan, pada 2014 mendatang, Pemprov Sumsel akan memperketat penempatan jabatan di pemerintahan, dengan menerapkan sistem lelang. Sistem ini untuk mencari pejabat yang berkompeten dan berkualitas di bidangnya. “Nantinya, jabatan eselon I dan II yang kosong akan ditawarkan ke seluruh Indonesia. Sedangkan untuk eselon III dan IV ditawarkan di dalam ruang lingkup provinsi,” tandas dia. amarullah diansyah

Sabtu 09 November 2013

Related News