Hemat Listrik dan Biaya Pemeliharaan

Melemahnya nilai tukar kurs rupiah terhadap dolar AS ibarat blessing in diguise(berkah terselubung) bagi PT Megatronix Mitraniaga, distributor perangkat NComputing di Indonesia.

Akibat dari kurs dolar yang menguat itu, tantangan untuk mengurangi biaya modal dan operasional departemen information technology(IT) di suatu perusahaan menjadi semakin tinggi. ”Perusahaan maupun organisasi selalu mencari cara untuk mengurangi biaya IT,” ujar Henky Tjokroadhiguna, Managing Director PT Megatronix Mitraniaga. Menurut Henky, investasi besar, tenaga IT tidak memadai, pemeliharaan rumit, beban biaya listrik, dan biaya operasional menjadi tantangan yang harus diatasi oleh perusahaan. Tentu saja, dengan semakin meningkatnya kebutuhan IT, sektor ini tidak bisa dianggap ditinggalkan begitu saja.

”Solusi harus dicari. Bagaimana bisa memenuhi kebutuhan IT dengan harga terjangkau tanpa mengurangi performa,” ujarnya. Salah satu solusi itu, adalah melalui solusi virtualisasi desktop yang ditawarkan oleh NComputing. Menurut Hengky, solusi NComputing mampu menghemat biaya pemeliharaan komputer hingga 75% dan biaya listrik hingga 88,6%. Perangkat virtualisasi desktopNComputing L300 misalnya, mampu menghemat biaya pemeliharaan sangat besar dalam waktu lama. Dalam riset yang dilakukan pihaknya terhadap biaya pemeliharaan NComputing dibandingkan dengan 20 PC selama lima tahun, tercatat biaya pemeliharaan yang bisa dihemat hingga 66,7%.

Pemeliharaan NComputing hanya sebesar Rp14,6 juta, sedangkan biaya pemeliharaan PC mencapai Rp44 juta dalam waktu lima tahun. Belum lagi jika banyak perusahaan yang mulai menerapkan sistem sentralisasi data atau cloud computing. Pada solusi NComputing, teknologi clouddiaplikasikan melalui vSpace Client yang dapat dipakai pada perangkat, seperti notebookPC, tablet, dan perangkat mobilelainnya.

Menurut Henky, solusi NComputing dapat diimplementasikan untuk UKM, SOHO, serta perusahaan berskala kecil dan besar. Begitu juga di sektor edukasi, misalnya laboratorium dan training centeruntuk universitas, SD-SMA, akademi, ataupun sekolah tinggi. “Kami optimistis pangsa pasar NComputing di Indonesia mencapai 5% hingga akhir 2013. Itu akan dicapai melalui produk andalan kami, tipe L300 dam M300,” tambahnya. danang arradian

Senin 11 November 2013

Related News