Kurban Sapi Meningkat, Kambing Berkurang

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Wali Kota Palembang Romi Herton menyerahkan hewan kurban berupa sapi yang beratnya mencapai 1,4 tonkepada panitia kurban Masjid Agung Palembang, kemarin.

PALEMBANG – Pada Idul Adha tahun ini, jumlah kurban sapi di Masjid Agung Palembang mengalami peningkatan, dari 10 ekor pada 2012 menjadi 15 ekor tahun ini.

Sebaliknya, untuk kambing mengalami penurunan dari 40 ekor tahun lalu, kini hanya ada 22 ekor. “Untuk sapi, sebagian besar disumbangkan oleh pejabat dan pihak Bank Sumsel, sedangkan masyarakat, banyak yang berkurban kambing,” ungkap Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang Kgs H Sarnubi, kemarin. Pihak Masjid Agung, menurut Sarnubi, membagikan sekitar 2.000–3.000 kupon. Setiap warga mendapatkan satu kilogram daging kurban. Sementara pemotongan terhadap hewan- hewan kurban ini dilakukan oleh lima petugas dibantu 50 orang lainnya.

Kesadaran masyarakat dalam berkurban, ujar Sarnubi, semakin meningkat. Dengan begitu, diharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu yang menerima bantuan daging kurban ini. “Harapan saya, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kurban lebih banyak dan dengan bertambahnya kurban, bertambah pula kesadaran beribadah,” ujarnya. Salah satu pihak yang rutin berkurban di Masjid Agung ini adalah Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Menurut Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Sumsel Irene Camelyn, meski Idul Adha ini gubernur tidak menggelar open house, tradisi berkurban tetap dilakukan. Pada tahun ini, menurut Irene, salah satu sapi yang dikurbankan Gubernur Sumsel memiliki berat hingga 1,4 ton.

 “Ada sapi limosin dengan berat 1,4 ton yang akan dikurbankan dan dipotong di Masjid Agung,” ucap Iren. Namun, Irene tidak tahu pasti, berapa total sapi yang dikurbankan gubernur pada Idul Adha tahun ini. Gubernur Sumsel sendiri Alex Noerdin mengatakan, dia dan keluarga tahun ini tetap berkurban. “Kurban itu pasti kita laksanakan. Kita sumbangkan sapi di antaranya ke Masjid Agung dan Masjid Taqwa. Beratnya lebih dari 1 ton,” ujar Alex.

Pada 2012, gubernur dan keluarga menyumbangkan 122 ekor sapi yang disebarkan ke seluruh daerah di Provinsi Sumsel, di mana 51 ekor di antaranya dikurbankan di wilayah Kota Palembang. Sementara itu, sekitar 15.000–20.000 jamaah memadati Masjid Agung guna menunaikan ibadah Salat Id Adha, kemarin. Suasana ramai sudah terlihat sejak dini hari. Pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, Masjid Agung dipenuhi ribuan jamaah hingga Bundaran Air Mancur (BAM) dan Jembatan Ampera. Salat Id mulai dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WIB. Di antara ribuan jamaah, tampak Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Wali Kota Palembang Romi Herton dan jajaran pejabat Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.

“Jumlah jamaah ini hampir sama setiap tahunnya,” ucap Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang Kgs H Sarnubi. Salat Id diimami Kgs A Nawawi Dencik Al Hafidz. Setelah itu, dilanjutkan ceramah dengan khatib A Kailani Mustofa dari IAIN Raden Fatah Palembang. ”Meski Salat Id dimulai pukul 07.00 WIB, tetapi jamaah sudah berdatangan sejak pukul 05.00 WIB,” ujar Sarnubi.

Mansanah, salah seorang jamaah Salat Id di Masjid Agung, menuturkan, dirinya setiap tahun, baik Idul Adha maupun Idul Fitri, selalu salat di Masjid Agung. Meski ramai, dirinya tetap senang dan rela bangun pagi-pagi menuju Masjid Agung. “Saya pergi dari rumah kemari (Masjid Agung) pukul 05.00 WIB, mengajak anakanak saya,” ujar warga Tangga Buntung ini. riska oparis/amarullah

Selasa 12 November 2013

Related News